Skip to main content

Posts

Emas.

“if you want to make a million dollars, you have to endure a million dollars’ worth of pain” — Aditya Rian (@ARAdityarian) September 24, 2014 Gold quote. Gold!

#supermentor3: Ribuan Inspirasi dari Bibit Lokal yang Mendunia.

Terima kasih pak @ dinopattidjalal  yang telah membuat acara keren ini . Saya sadar hari ini anak muda butuh inspirasi, dan kita berada di tempat yang tepat untuk melakukannya, bersama-sama. Terima kasih mbak susi susanti untuk prinsip sederhana "nggak mau kalah"-nya. Kemenangan besar berasal dari akumulasi kemenangan-kemenangan kecil, yang harus dilatih setiap hari. Terima kasih kang @ ridwankamil  atas pelajaran penting, bahwa dimanapun kita berada, berikan 100% diri kita untuk mereka. Buat lompatan dan terobosan yang menggugah. Saya juga percaya, pemimpin harus "manufacturing hope", menggerakkan, menginspirasi, & memberi contoh kepada followernya. Terima kasih kepada duo kopassus hebat yang mengajarkan bahwa kemahsyuran pasukan bukan tiba-tiba terjadi, tapi muncul dari proses panjang penempaan 'prihatin', yang dilakukan terus-menerus dan bertingkat keatas secara terukur. Terima kasih bu Sri Mulyani yang mengajarkan, bahwa kita harus mengho...

Akibat buzzer

Inilah yang terjadi kalo @aniesbaswedan meretweet tweet mu. Bayangkan bila ini terjadi pada brand. Itulah mengapa buzzer itu mahal :)

One DM and, PANIC!

Gue mengidolakan beberapa orang, dan alhamdulillah kami terkoneksi di sosial media -terutama twitter. Ridwan kamil, Anies Baswedan, iwan setiawan dan terakhir Yoris Sebastian. Agak malu sih difollow mereka, tapi apa daya sang pujaan sudah berkehendak #lah :)) Masalahnya para tokoh ini suka ngagetin. Dua dari tiga diatas pernah bikin gue seneng dan kaget, lalu panik setengah mati karena nggak tau gimana jawabnya. Dahulu kala gue nyengir-nyengir bareng @numeirama. Kita mau bikin @ideatalks dan ngajak ngobrol kang emil tentang konsepnya. Waktu itu belum jadi walikota. Tetiba dia menjawab dengan singkat dan menyebalkan :)) "Ketemuan aja yuk?" Jreng. Panik, ketawa ngakak. Lalu bingung gimana jawabnya. Setelah itu gue bales lagi dengan hati2 (butuh berjam-jam untuk meramu kata). Sayangnya nggak dibales lagi. Mungkin dia sibuk kali ya? hehe Nah kemudian dua hari lalu gue dikejutkan lagi sama kakak @yoris. Setelah ngucapin ulang tahun malemnya, tetiba pagi buta ad...

Prabowo dan Konsistensi 'Mencla Mencle'-nya

Saya ingin mengutip pernyataan Prabowo Subianto beberapa bulan lalu tentang satu frase (yang kini jadi) populer di media sosial. Ialah mencla-mencle . Frase khas jawa ini mengudara luas saat diucapkan calon presiden nomor urut satu sembari menabuh genderang perang pemilihan presiden bulan lalu dengan Joko Widodo. Berikut kutipannya: "Ucapannya harus bisa dipegang. Jangan bicara A, tetapi tidak dilaksanakan. Berarti pemimpin itu tidak bisa dipercaya. Saya kira berbahaya pemimpin Indonesia yang mencla-mencle . Suatu hari bilang A, besok bilang B. Jam 02.00 tahu dan jam 03.00 tempe. " -Prabowo di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Ahad, 16 Maret 2014  "Budaya mencla-mencle , plin-plan, budaya lain di hati lain di mulut. Tinggi gunung, seribu janji dan janji tidak ditepati. Kita tidak butuh pemimpin seperti itu," -Prabowo di hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (27/3). Tentu saja rakyat terpesona. Hari ini kita disuguhkan dengan beragam ke- mencla-me...

TedX Video: NOW-ist

My own resume on this tedtalk: Now we all need the bottom-up innovation. Its Democratic, chaos, hard to control, but definitely different. Here's some principles Pull over push. You better pulling resources when you need it (just in time), rather then stocking them and control them all Learning over Education. Education is what people do to you, and Learning is what you do to yourself. What we have to know is How to LEARN, not what to learn. Compass over maps . Today we dont need a detailed plans - but a strong direction of what we want to do and where we should going. Conclusion: STOP being prepared, stop to stock anything. What we have to focus is connect with as much as we can, always learning, fully aware, and super present. Not a Futurist, but a NOW-IST.

#BedahPemimpin Vol.2 – “Pemerintahan Efektif: Nyata atau Retorika?” by @PemimpinID

Dua kandidat siap bertarung. Masing2 memiliki gerbong. Kubu Jokowi-JK diusung 5 parpol. Kubu Prabowo-Hatta diusung 6 parpol. Kubu Jokowi-Jusuf Kalla maju dengan suara hampir 40%, sedangkan kubu Prabowo-Hatta maju dengan suara hampir 48%. Keduanya lontarkan wacana pemerintahan yang kuat. Tapi mari kita bertanya “Bagaimana sebenarnya format t pemerintahan yg kuat?” @PemimpinID mempersembahkan #BEDAHPEMIMPIN Vol.2 “”Pemerintahan Efektif: Nyata atau Retorika?” Bersama @agungbaskoro, political analyst dari Pol-Tracking. Hari Jumat, 30 Mei 2014 di Google Hangout dan Livetweet dengan membuka www.pemimpin-id.org/bedahpemimpin atau simak diskusinya di @PemimpinID Pastikan kamu hadir diskusi dan ikut membedah mereka!