Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2013

Template baruu!

Wah kemarin ketiduran nggak sempet nulis! Kenapa? Soalnya kemarin abis ngerombak template blog ini. Beda kan jadinya? hehehe

Sebagai perbandingan, ini yang lama



Sebenernya nggak jelek, gw suka banget template yang lama. Satu-satunya alasan kenapa gw ganti adalah karena ketika masuk halaman post, ada wrapper yang nggak sesuai sama ukurannya, jadi motong body post dan jadinya jelek banget. Coba nih liat:

kesannya jadi berantakan dan nggak professional *tsah hahaha, kurang nyaman juga untuk dibaca. Akhirnya gw beralih ke template ini deh. Semoga teman-teman yang baca suka ya :)  Next time gw akan coba tulis tentang tips mengganti template supaya jadi bagus. See ya!

Trending! Why Mr. Bean Everywhere?

Malam ini kita dikejutkan dengan fenomena menarik. Sangat menarik, dan jenius. Yuk kita bedah dari kacamata anak marketing.

Lolos dari jebakan Bean!

Jadi ceritanya nih baru aja pulang kampus, iseng liat recent update BBM, eh semua orang ganti profile picture sang legenda lawak dunia: Rowan Atkinson alias Mr. Bean dari inggris itu.


Entah kenapa yang terpikir adalah legenda ini meninggal dunia. Tapi kok nggak ada tulisan deepest condolences atau berduka cita ya? haha akhirnya karena penasaran saya pun bertanya pada Ria Erizal (soghie), adik kelas waktu SMP dulu.

Saya: Gie, ada apa dgn bean? rowan atkinson meninggal?

Soghie: WAIT!

kemudian ia menuliskan teka teki seperti ini:

"Gue tau lo suka lelucon yang cerdas kan? Ok, lets play the game, tapi kalo lo ikut dan kalah, lo harus sportif ya?
Suatu pagi lo masih tidur, jam 7 pagi bel berbunyi, ternyata ada tamu tak terduga. Teman lama lo datang untuk sarapan bareng. lo punya selai cokelat, selai strawberry, dan mentega. Pertanyaannya, apa …

Bekerja untuk Keabadian; Menulis untuk membangun konsistensi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” -Pramudya Ananta Toer Pak pram menyandingkan kepandaian dengan kepenulisan. Bagaimana orang pandai tak cukup pandai bila tak menulis, tak sudi membagi ilmunya, tidak mampu menjadikannya aset publik yang bermanfaat bagi banyak orang. Secara filosofi, manusia belajar tak untuk pandai, namun untuk memecahkan masalah-masalah kehidupan di lapangan, serta membantu orang lain.
Seratus persen setuju, bukan? Masalahnya, kapan teman-teman yang pandai ini mulai menulis?
Saya selalu iri terhadap teman-teman yang mampu mengupdate blognya secara rutin. Sebutlah kak @isnidalimunthe, pacar saya sendiri @dawinwinda, bahkan seorang Menteri BUMN pak @iskan_dahlan bisa menulis ditengah begitu padatnya rutinitas. Maka mari kita garisbawahi, KESIBUKAN bukanlah alasan untuk tidak bisa menulis rutin. Kesibukan adalah kambing hitam dari ketidakmampuan…

Selamat tinggal presentasi membosankan!

Setiap orang pasti pernah presentasi lah ya, baik tugas kuliah maupun kantor, baik jadi pembicara maupun sekedar presentasi tugas.

Yang jadi masalah, seperti apa presentasimu? Seperti apa sih presentasi yang baik? dibawah ini ada beberapa informasi dari @jessede terkait kelemahan presentasi PLUS tips singkat cara menyajikan presentasi yang baik. Ayo dicoba! gw sudah membuktikannya, dan CRAP! ITS WORK!


Ini Kelemahannya
You Suck At PowerPoint! from Jesse Desjardins - @jessedee dan ini tipsnya
STEAL THIS PRESENTATION! from Jesse Desjardins - @jessedee

Semoga bisa menginspirasi. Gw sendiri terinspirasi dari blognya @donnypep. Yang mau main bisa klik disini. Maksih ya don!

10 Prinsip Social Media Marketing

Saat ini, banyak merek sudah terjun ke media-media percakapan, seperti Twitter dan Facebook. Aktivitas pemasaran pun melebar ke kanal-kanal sosial tersebut. Diyakini, dan sebagian sudah terbukti, bahwa membangun kekuatan konten dan social media marketing bisa membantu merek mengelola basis pelanggannya dengan lebih gampang. Namun, ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan oleh pengelola merek ketika terjun ke media sosial. Tidak boleh disamaratakan dengan aktivitas di offline, meskipun keduanya saat ini terintegrasi. Susan Gunelius, kolumnis Entrepreneur.com, memaparkan ada 10 prinsip yang harus diperhatikan dalam menjalankan praktik Social Media Marketing. Berikut sadurannya: 1. Prinsip Mendengarkan
Dalam media sosial, percakapan harus diutamakan. Percakapan adalah proses interaktif antara pemilik merek dan audiensnya. Dalam percakapan, hal paling penting adalah mendengarkan. Di sini, diharapkan pemilik merek lebih banyak mendengarkan ketimbang lebih banyak bicara. Membaca apa yan…