Skip to main content

Posts

TedX Video: NOW-ist

My own resume on this tedtalk: Now we all need the bottom-up innovation. Its Democratic, chaos, hard to control, but definitely different. Here's some principles Pull over push. You better pulling resources when you need it (just in time), rather then stocking them and control them all Learning over Education. Education is what people do to you, and Learning is what you do to yourself. What we have to know is How to LEARN, not what to learn. Compass over maps . Today we dont need a detailed plans - but a strong direction of what we want to do and where we should going. Conclusion: STOP being prepared, stop to stock anything. What we have to focus is connect with as much as we can, always learning, fully aware, and super present. Not a Futurist, but a NOW-IST.

#BedahPemimpin Vol.2 – “Pemerintahan Efektif: Nyata atau Retorika?” by @PemimpinID

Dua kandidat siap bertarung. Masing2 memiliki gerbong. Kubu Jokowi-JK diusung 5 parpol. Kubu Prabowo-Hatta diusung 6 parpol. Kubu Jokowi-Jusuf Kalla maju dengan suara hampir 40%, sedangkan kubu Prabowo-Hatta maju dengan suara hampir 48%. Keduanya lontarkan wacana pemerintahan yang kuat. Tapi mari kita bertanya “Bagaimana sebenarnya format t pemerintahan yg kuat?” @PemimpinID mempersembahkan #BEDAHPEMIMPIN Vol.2 “”Pemerintahan Efektif: Nyata atau Retorika?” Bersama @agungbaskoro, political analyst dari Pol-Tracking. Hari Jumat, 30 Mei 2014 di Google Hangout dan Livetweet dengan membuka www.pemimpin-id.org/bedahpemimpin atau simak diskusinya di @PemimpinID Pastikan kamu hadir diskusi dan ikut membedah mereka!

Scent Marketing: Senjata Rahasia Marketeers

Scent – atau dalam bahasa indonesia disebut dengan aroma/bebauan, lumrah digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Bebauan pada umumnya dipakai di rumah, kamar, pendingin ruangan, toilet, hingga pusat bisnis dan pertokoan. Aroma tertentu digunakan untuk menyegarkan pernafasan, menghilangkan bau, serta memberikan rasa nyaman pada penghuni atau pengunjung yang hadir. Tapi tahukah teman-teman, bebauan ternyata merupakan senjata rahasia para marketeers yang begitu dahsyat? Saya akan mengungkapnya berdasarkan sebuah jurnal ilmiah, hanya untuk anda. Mengapa Bebauan? Beberapa tahun belakangan, industri bebauan tumbuh pesat di kalangan pemasar. Ada dua hal dasar yang menyebabkan bebauan menjadi atraktif bagi pemasar. Pertama, indra penciuman merupakan indra paling dasar, paling mengakar pada mahluk hidup, dan berfungsi sebagai peringatan atas reaksi kimia. Indra penciuman didesain untuk merasakan apakah ada bahaya disekitar kita, dan sebagai alat dasar untuk bertahan hidup (Zaltman, 2...

[Press Release] Setan Gentayangan tolak ‘Setan’ jadi Dewan

Minggu, 23 Maret 2014, sekelompok setan menampakkan wujudnya di pusat lalu lintas Kota Bekasi, tepatnya di Jalan Ahmad Yani. Terlihat pocong, drakula, zombie, hingga tuyul berdemonstrasi, membawa papan bertulisan, serta membagikan flyer tuntutan pada pengendara yang lewat. Mereka juga berpawai sembari menunjukkan spanduk bertuliskan “Kami Setan Menuntut Manusia agar Tidak Memilih ‘Setan’ sebagai Dewan di Pemilu 9 April”. Stop Pilih Setan jadi Dewan! Ternyata kelompok tersebut adalah Relawan Turun Tangan Bekasi - pendukung Anies Baswedan - yang membuat gerakan bertajuk #GENTAYANGAN. Ceritanya, para setan bangkit dari kubur karena merasa tersaingi, muncul ’setan-setan’ baru di senayan sebagai dewan. Setan baru itu lebih terkenal dan lebih berkuasa, sehingga eksistensi setan konvensional terancam. Aditya Rian, salah satu inisiator acara ini, mengatakan bahwa acara ini adalah wujud kepedulian relawan Turun Tangan agar masyarakat Bekasi lebih mengenal...

Asal Usul Voucher Discount

Kemunculan voucher  dalam industri retail bukanlah hal yang mewah ataupun spesial di tengah persaingan bisnis yang makin ketat. Namun mengetahui asal usul voucher cukup menarik untuk kita ketahui. Dan siapa sangka bahwa kemunculan voucher merupakan pengembangan dari secarik kupon di tahun 1800-an. Adalah Coca Cola yang pertama kali merilis lembaran kupon komersial pada tahun 1887. Kupon itu untuk ditukar dengan sebotol sampel Coca Cola gratis. Delapan tahun kemudian, Coca Cola mengklaim bahwa produknya terjual dan dikonsumsi di setiap negara bagian di Amerika Serikat. Kupon tersebut lahir dari pemikiran pebisnis asal Atlanta, Asa Candler. Penemuan Candler ini mengubah Coca Cola dari bisnis yang tidak diperhitungkan sebelumnya di industri minuman ringan menjadi perusahaan yang memimpin pasar. Tulisan tangannya terdapat pada kupon itu. Awalnya kupon itu menawarkan Coca Cola gratis lalu beranjak menjadi voucher diskon yang menawarkan harga murah untuk memperoleh m...

Kisah Memilukan Sang Proklamator di Akhir Kekuasaannya

Di momen 68 tahun kemerdekaan Indonesia ini, ingin saya bagikan sebuah kisah memilukan dari The Founding Father Soekarno pada masa-masa akhir kekuasaannya. Semua jasa dan perjuangan Soekarno seakan tidak ada nilainya jika menyimak kisah ini. Bagaimana kisahnya ? simaklah di bawah ini : Tak lama setelah mosi tidak percaya parlemen bentukan Nasution di tahun 1967 dan MPRS menunjuk Suharto sebagai Presiden RI, Bung Karno menerima surat untuk segera meninggalkan Istana dalam waktu 2 X 24 Jam. Bung Karno tidak diberi waktu untuk menginventarisir barang-barang pribadinya. Wajah-wajah tentara yang mengusir Bung Karno tidak bersahabat lagi. “Bapak harus cepat meninggalkan Istana ini dalam waktu dua hari dari sekarang!”.Bung Karno pergi ke ruang makan dan melihat Guruh sedang membaca sesuatu di ruang itu. “Mana kakak-kakakmu” kata Bung Karno. Guruh menoleh ke arah Bapaknya dan berkata “Mereka pergi ke rumah Ibu”. Rumah Ibu yang dimaksud adalah rumah Fatmawati di Jalan Sriwijay...

Film Soekarno: Mengecewakan

Tulisan ini penuh dengan opini personal dan subjektifitas. Silakan berdiskusi. Karena saya kecewa berat dengan Film ini. Mungkin Actingnya Ario Bayu cukup baik. Mukanya sangat mirip walau perut buncitnya tidak dikecilkan terlebih dahulu. Sorot matanya sebagai Soekarno tajam, tapi layu; Terlalu sering menunduk dan menunjukkan inferioritas seorang bapak bangsa Mungkin actingnya lukman sardi, maudy Koesnaidi, Sudjiwo Tedjo, pemeran bung kecil, sangat sangat baik. Top class actor & actress. Ferry salim jelek, kaku sekali dia menjadi orang jepang. Mungkin kolosalitas film ini cukup baik. Penggambaran romusha, perlakuan pelacur di barak kamp tentara jepang, ledakan gudang minyak - yang sebenarnya tidak penting, pidato yang disambut teriakan ratusan orang, pemberontakan akibat 'salah arah kiblat', darah dan tembakan dimana-mana, penculikan rengasdengklok yang buruk, revolusi tak jadi jakarta anti klimaks. Tetapi sebagai Soekarno-ist, yang membaca pemikirannya, mendenga...